
UIN Salatiga melalui Career Development Center (CDC) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan BPJS Kesehatan Cabang Ungaran sebagai bentuk penguatan sinergi antara institusi pendidikan tinggi dan lembaga pemerintah. Penandatanganan ini menjadi langkah strategis dalam membangun kolaborasi lintas sektor yang berorientasi pada pengembangan sumber daya manusia, penguatan layanan publik, serta implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Rektor UIN Salatiga, Prof. Dr. Zakiyuddin, M.Ag., dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan, dalam sebuah agenda resmi yang berlangsung dalam suasana penuh komitmen dan semangat kolaboratif. Momentum ini menegaskan keseriusan kedua belah pihak dalam membangun kemitraan yang produktif, terarah, dan berkelanjutan.
Kerja sama ini merupakan wujud konkret sinkronisasi mitra interinstansi antara dunia akademik dan lembaga pemerintah. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjembatani kepentingan pengembangan keilmuan dengan kebutuhan nyata di sektor pelayanan publik, khususnya dalam bidang jaminan kesehatan nasional dan penguatan literasi layanan sosial.
Dalam sambutannya, Rektor UIN Salatiga menegaskan bahwa kemitraan dengan BPJS Kesehatan memiliki nilai strategis bagi pengembangan institusi. Menurutnya, perguruan tinggi tidak hanya berperan sebagai pusat pendidikan, tetapi juga sebagai pusat produksi pengetahuan dan pengabdian yang harus terhubung langsung dengan dinamika kebijakan dan praktik di lapangan.
Lebih lanjut, Prof. Zakiyuddin menyampaikan bahwa kerja sama ini membuka ruang luas bagi sivitas akademika UIN Salatiga untuk mengimplementasikan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara lebih aplikatif. Aspek pendidikan akan diperkuat melalui kegiatan magang, kuliah praktisi, dan peningkatan kompetensi mahasiswa. Sementara itu, aspek penelitian dan pengabdian kepada masyarakat dapat dikembangkan melalui riset kolaboratif, pendampingan sosial, serta program edukasi publik.
Dari pihak BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, Subkhan menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kerja sama ini. Ia menekankan bahwa keterlibatan dunia akademik sangat penting dalam mendukung peningkatan kualitas layanan kesehatan, penguatan sosialisasi program JKN, serta pengembangan inovasi berbasis riset yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Subkhan juga menyatakan bahwa BPJS Kesehatan terbuka terhadap kontribusi akademisi dan mahasiswa dalam bentuk kajian kebijakan, pengembangan sistem layanan, serta kegiatan edukasi masyarakat. Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem kolaboratif yang saling menguntungkan antara lembaga layanan publik dan perguruan tinggi.
Melalui peran CDC UIN Salatiga, kerja sama ini akan ditindaklanjuti dalam berbagai program konkret yang berorientasi pada penguatan kesiapan kerja mahasiswa dan alumni. Kegiatan seperti rekrutmen, pelatihan kompetensi, pengenalan dunia kerja sektor publik, serta peningkatan literasi karier diharapkan dapat terfasilitasi secara lebih sistematis.
Selain berdampak pada pengembangan karier mahasiswa, kolaborasi ini juga diarahkan untuk memperluas kontribusi UIN Salatiga dalam pembangunan sosial. Program pengabdian masyarakat berbasis kesehatan, literasi jaminan sosial, dan pendampingan komunitas menjadi bagian penting dari implementasi kerja sama ini.
Penandatanganan PKS ini sekaligus menegaskan posisi UIN Salatiga sebagai perguruan tinggi yang adaptif, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Dengan terbangunnya kemitraan bersama BPJS Kesehatan Cabang Ungaran, UIN Salatiga memperkuat perannya sebagai simpul strategis yang menghubungkan dunia akademik, pemerintah, dan masyarakat.
Ke depan, kedua belah pihak berkomitmen untuk menjadikan kerja sama ini sebagai fondasi bagi pengembangan program-program berkelanjutan yang berdampak nyata. Sinergi ini diharapkan tidak hanya menghasilkan kegiatan seremonial, tetapi juga melahirkan inovasi, peningkatan kualitas layanan, serta kontribusi akademik yang relevan bagi pembangunan nasional.